Pohon Gayam Ladang Pelestarian Alam
dan Berwirausaha
![]() |
| Dok. Pak Bandi dengan pohon gayam |
|
Pohon Gayam yang memiliki nama latin Inocarpus fagiferus merupakan pohon yang dapat tumbuh hingga mencapai 20 meter atau
lebih dengan diameter batang mencapai 65 cm serta umumnya tumbuh di rawa dan
tepian sungai dengan hingga ketinggian maksimal 500mdpl dengan unsur hara yang
minimum sekaligus. Ketebalan batang dan
kemampuan bertahan hidup yang dimiliki pohon gayam dapat dijadikan sebagai penahan
abrasi dan longsor. Akarnya yang menjalar tidak berhenti sebelum menemukan
sumber air. Konon Pohon gayam dipercaya sebagai sumber dalam penggalian sumur,
karena akarnya yang menjalar luas.
Pada kulit batang bagian dalam pohon ini memiliki warna merah
pada cairan getahnya. “Warna merah tersebut dapat digunakan juga untuk bahan
pewarnaan pada produksi batik” ujar Hendra Subandi.
Bentuk daun yang lonjong, berseling, tunggal, dan berbentuk
seperti kulit merupakan ciri khas dari daun pohon gayam. Daunnya yang rindang
dapat digunakan sebagai peneduh. Sedangkan, bunga angkaeng mejemuk bulir yang
dapat tumbuh hingga 15 cm serta memiliki
aroma wangi, walaupun bentuknya kecil.
Buah gayam tidak dapat
langsung dikonsumsi. Maka, perlu proses pengolahan yaitu setelah diambil dari pohonnya,kemudian di kupas menggunakan
senjata tajam seperti bendo atau golok. Karena kulitnya sangat keras.
Selanjutnya bisa direbus atau dibakar, setelah itu buah gayam siap dikonsumsi.
Adapula, yang mengolahnya menjadi olahan lain seperti emping gayam (keripik
gayam) yang memiliki rasa yang enak dan gurih.
Khasiat yang dimiliki oleh
Buah gayam sangatlah banyak. Berbagai kandungan seperti : saponin,
flavonoid, tannin, serat, vitamin C, dan beberapa vitamin lainnya. Kandungan
yang ada pada buah ini bisa menjadi asupan gizi yang cukup untuk kesehatan bagi
diri sendiri dan keluarga.
Peran bagi kesehatan ialah
dapat meningkatkan daya tahan tubuh, membersihkan kotoran pada usus, obat
diare, antioksidan, sumber vitamin C, mencegah sariawan, penuaan dini, penambah
stamina, dan bahan kosmetik alami.
Oleh karena itu, menurut Pak
Bandi Pohon gayam ini sangatlah strategis untuk ladang berwirausaha dan juga
salah satu cara untuk melestarikan ekosistem alam serta menanggulangi bencana
alam. Akan tetapi, kesadaran masyarakat yang belum tahu tentang khasiat dan
manfaat pohon gayam sehingga tidak ada ketertertarikan disamping bibit pohon
yang semakin sulit didapatkan untuk saat ini. Berbagai upaya telah dilakukan
dan Pak Bandi berharap bersama rekan pelestari pohon gayam dan para
wirausahawan agar pohon gayam ini kembali ada dan tidak tergolong dalam tanaman
langka. (NAA)

Komentar
Posting Komentar